Halo, para pembaca setia Trueside News. Kembali lagi bersama sesi 5 Album Pilihan.

Kali ini mungkin jadi sesi yang cukup spesial karena cukup kontras dari 5 Album Pilihan terakhir, sesi kali ini justru memberikan pilihan-pilihan album dengan nomor-nomor berdurasi panjang. Setiap orang memang punya kecenderungan tersendiri dalam menikmati musik. Kebetulan, kali ini kita disuguhkan album-album dengan alunan yang cukup gelap dan dengan struktur lagu yang mungkin jarang ditemui pada musik hardcore yang umum.

Panjang, “semaunya”, dan gelap. Mungkin kata-kata tersebut dapat merangkum keseluruhan album-album pilihan kali ini dalam bahasa yang mudah dicerna. Hal ini, kemungkinan juga menjadi gagasan utama atau fondasi bermusik Dinarson Gandhy selama menabuh drum yang dikabuti raungan gitar yang atmosferik dan gloomy bersama Ssslothhh.

Berikut ini adalah lima album pilihan Dinarson Gandhy

1. Neurosis – Through Silver In Blood (1996)

Kalo orang nanya kenapa gue suka banget sama Neurosis, jawabannya ada di album ini. Karena waktu gue pertama kali denger album ini tuh pas gue lagi demen-demennya sama hardcore, waktu luang gue digging musik hardcore di last.fm dan myspace, jaman dulu tuh bener-bener kedistraksi sama album Neurosis ini. Sebuah album klasik yang timeless buat gue.

2. Ancient – The Old Dark Tyranny (2017)

Sepengetahuan gue, di seluruh dunia ini banyak yang suka banget sama musik dengan sound atau bahkan genrenya old school/vintage/jadul/apapun itu lah, you named it. Tapi setau gue sedikit sih yang bernyali buat maeninnya. Ancient salah satu yang berani maenin musik dengan style dan sound tersebut. Selain referensinya harus mundur lagi ke belakang, teknik maenin dan recording sampe mixing dan masteringnya pun harus dengan cara yang old school mungkin ya. Jadi, buat gue Ancient salah satu yang spesial karena unik.

3. Burn – Do Or Die (2017)

Hardcore atau punk buat gue seharusnya bebas, gak kepatok sama scale atau gaya dan part yang itu-itu aja. Do Or Die berhasil bikin gue tercengang akan part di setiap lagunya. No mercy!

4. Godspeed You! Black Emperor – Asunder, Sweet and Other Distress (2015)

Salah satu alasan SSSLOTHHH akhirnya jadi punya dua gitaris tuh ini. Kita pengen ngejar cara mereka nulis lagu. Untuk masuk ke part selanjutnya itu mereka gak bikin bridge, tapi naikin emosi si lagu dengan cara nambah layer di gitar, jadi part-to-part nya dibikin naik terus. Ya kira-kira gitu lah haha!

5. Bohren & Der Club Of Gore – Sunset Mission (2000)

Ini soundtrack wajib buat nemenin perjalanan gue dari rumah ke kampus. Karena jarak yang cukup jauh dan spot macetnya cukup banyak, jadi gue pengennya dengerin lagu yang gak bikin kuping capek. Sampe pernah ada satu waktu di tengah perjalanan gue ke kampus sambil dengerin album ini, gue mutusin balik lagi ke rumah untuk rebahan doang sambil dengerin album ini dari pagi sampe malem haha. Antik!

Jangan lupa untuk melihat proses pembuatan album kedua SSSLOTHHH – Celestial Verses di kanal Youtube Disaster Records yang akan rilis dalam bentuk CD audio yang akan dirilis oleh Disaster Records.