Sewindu lalu saat skena didominasi oleh band-band berdistorsi tebal, kunci-kunci minor serta power chord ala modern hardcore ada dua band pembeda yang menarik perhatian saya. Yang pertama adalah Feel The Burn (RIP) dan yang kedua adalah Bored.

Kenapa Feel The Burn menarik perhatian saya kurang lebihnya sudah disinggung dalam obituari untuk show perpisahan mereka. Kali ini, saya akan mencoba fokus untuk membahas fenomena yang entah tiap tiga tahun sekali, entah berapa tahun sekali, pokoknya enggak terprediksi. Fenomena tersebut adalah kemunculan Bored di panggung hardcore punk.

Balik lagi ke sewindu yang lalu, saya mengenal Bored sebagai anak-anak usia kuliah yang bisa ngeband dengan sangat keren meski dengan kesederhanaan yang luar biasa. Malah, bisa dibilang, sederhana saja belum. Kalau mereka kembali manggung saat ini, mereka sudah terkategorikan sebagai band all-star. Hal ini saya bahas belakangan saja. Pokoknya, terima atau tidak, menurut saya Bored adalah salah satu pemegang tongkat estafet skena hardcore/punk dari generasi sebelumnya.

Bored merupakan band yang bisa dibilang gak aktif-aktif amat. Panggung mereka terbilang dikit banget untuk band berumur delapan tahun. Saya pikir malah mereka secara tidak resmi telah membubarkan diri karena personel-personelnya sudah memiliki band yang cukup aktif manggung di sana-sini dan rekaman. Entah kenapa dan kesurupan setan apa kali ini mereka memutuskan buat main lagi secara resmi. Yang jelas kesempatan ini gak boleh dilewatkan hace kids di manapun kalian berada.

Lantas, kenapa penampilan Bored di perhelatan New Vision Volume 3 (Jumat, 8/11) perlu banget kalian saksikan bakalan saya paparkan alasannya di bawah ini:

Pertama, Bored adalah band yang pada masanya mendobrak kembali popularitas oldschool hardcore di tengah sesaknya skena dengan modern hardcore. Mereka membuat 80’s hardcore kembali keren dan seolah mengatakan bahwa ini bukan hanya konsumsi orang-orang tua.

Kedua, coba dengar saja lagu-lagu Bored (bisa diunduh di sini dan didengarkan di sini). Sampai sekarang pesan-pesan yang disampaikan dalam musik yang straight forward dan lirik broken english tersebut masih sangat relevan dan bahkan akhir-akhir ini terasa makin relevan. Di sisi lain, lagu-lagu mereka akan mudah kalian hafal hanya dengan dua atau tiga putaran album demonya. Dan, bohong saja kalau jiwa kalian tidak bergejolak dan pengin moshing di tempat.

Ketiga, panggung Bored merupakan tempat di mana personel all-star band-band seperti Walk Fearless, Ratpack, In Our Hands, Frack, Stomp Brigade (duh, gak bakalan habis kalo lanjut disebutin) berseteru karena salah kunci, tempo, ketukan drum, atau salah satu personelnya kebanyakan tingkah. Berbeda dari sewindu lalu, anak-anak usia kuliah yang sering berselisih di panggung karena masalah-masalah di atas sekarang sudah tergolong

Keempat, kalian gak bakal tau kapan lagi Bored akan manggung. Serius, panggung terakhir Bored adalah tiga tahun lalu (20/2/2016) dan itupun surprise set. Mereka main dadakan di acara Weekend Madness-nya Set The Fire Records tanpa masuk di poster acaranya. Jadi, kalau kalian melewatkan penampilan mereka di New Vision Vol. 3 nanti, sayapun gak tau dan gak jamin kapan lagi kalian bisa menyaksikan mereka.

Sebenarnya masih ada 96 alasan lagi yang bisa saya tuliskan tentang kenapa kalian perlu menyaksikan Bored di perhelatan New Vision Vol. 3 ini, cuma rasanya tidak perlu. Biar kalian yang saksikan sendiri saja dan buat alasan kalian tersendiri betapa perlunya menonton Bored selagi mereka mau manggung. Saya sendiri, bakal berada di barisan paling depan crowd saat mereka manggung nanti. Jadi, sampai jumpa!